Sebagai Ibu Muda Kekinian ;) ASI Eksklusif adalah sesuatu yang harus dikejar dan diusahakan. (hahaha you wish :p)
Saat-saat awal, menyusui Hana adalah hal yang sangat melelahkan dan sulit, karena asi belum keluar banyak, hanya beberapa tetes.
Saya melahirkan melalui proses SC (Cesar), setelah operasi 1 hari harus full bedrest. Untungnya hari pertama hana tidur satu kamar dengan saya, dan saya mulai belajar menyusui pada pagi hari. Siang hari, Hana diambil darah untuk dilakukan tes rutin pengecekan bilirubin dan paket darah lainnya. Ketika Malam hari sekitar Jam 8 Malam, hasil tes darah Hana keluar dan hasilnya kurang bagus. Bilirubin tinggi kemudian nilai CRP tinggi, yaitu indikasi adanya infeksi di dalam tubuhnya. Maka Hana harus dirawat di ruang khusus bayi. Rasanya saya sedih dan kalut, karena saya harus dipisahkan dengan hana.
Saya berkeinginan kuat untuk ASI Eksklusif, maka harus bisa menyimpan ASI Perah (ASIP) untuk hana, karena saya tidak bisa dtg ke ruang bayi untuk menyisui langsung.
Pertama mencoba dengan perah tangan, hasilnya nihil.. emm ada sih tapi dikit banget, cuma 5 ml dan kentel banget, karena memang colostrum, antibodi yang terbaik bagi bayi.
Sempet drama selama 2 hari, karena hampir tiap 2 jam ditelp suster, diminta setor asi, sedangkan asi yg keluar cuman 5 ml. Kadang-kadang ga bisa diperah, jadinya Bang AS berusaha datang ke ruang bayi dan menggendong hana, supaya ga nangis dan cari ASI Bunda (huhu.. I love you Ayah..)
Setelah boleh belajar jalan, dan ga perlu bedrest, hal pertama yang dilakukan adalah dateng ke ruang bayi untuk nyusuin hana, rasanya mengharukan setelah 2 hari ga ketemu hana..
![]() |
| Hana bobok sama ayah |
![]() |
| Hana umur 4 hari |

